Posts tagged Misteri

Peradaban Masa Lalu

Masa lalu penuh dengan misteri, peradaban2 yang hilang menyimpan banyak teknologi maju yang tidak terungkap, buat sharing aja gw nampilin ini semua, penemuan2 di bawah ini adalah salah satu contohnya :
barang-barang di bawah adalah ooparts, singkatan dari out of place artifacs, artinya peninggalan barang berserjarah yang teknologinya melebihi catatan perkembangan sejarah. Selama ini kita percaya bahwa teknologi terus maju, nyatanya teknologi itu berputar, dari majunya teknologi dapat kembali mundur. Kota atlantis, piramid, borobudur, adalah contoh artifak yang menjadi pertanyaan bagaimana cara manusia jaman dulu membuatnya…??

aksesoris pesawat ini digali dari reruntuhan kebudayaan di columbia tahun 500 masehi. Apakah anda bertanya – tanya? bagaimana mereka dapat membuat aksesoris berbentuk pesawat, bahkan saat itu belum ada pesawat…??

alat yang mempunyai kerja seperti baterai, bentuknya agak unik, dan didalamnya benar2 seperti batre, benda ini ditemukan dari reruntuhan irak, berarti jaman dulu manusia sudah menggunakan listrik…??

bola batu raksasa ini berdiameter 2.6 m dan berat 25 ton, waktu pembuatannya kira2 antaraabad 4 – 9, tp apakah saat itu manusia dapat membuat bola bundar besar tanpa cacat…??

benda itu adalah patung berbentuk dinosaurus, diperkirakan dibuat 2500 tahun yang lalu, memang tidak ada yang istimewa, tp menurut perkiraan dinosaurus sudah lama punah saat itu, bagaimana mereka tau bentuk dinosaurus itu…??

tengkorak kristal ini, yang juga muncul dalam film indiana jones, ditemukan di reruntuhan Mayan yang disebut “Lubaantun”, di British Honduras (sekarang disebut Bezile). Tengkorak itu ditemukan pada tahun 1924 oleh Anna Le Guillon Mitchell-Hedges, putri F.A. Mitchell – Hedgess. Tengkorak ini terbuat dari kristal bening yang merupakan replika sempurna tengkorak manusia, pasti hal ini sangat mustahil untuk dilakukan dengan teknologi kita seperti sekarang ini, lantas bagaimana mereka membuatnya…??

dan yang ini adalah hieroglyph yang ditemukan di mesir, tapi ada yang aneh pada hieroglyph itu, ada gambar pesawat jet, kapal terbang, dan 1 lagi kapal aneh, apa pada masa itu sudah ada pesawat…??

Benda – benda tsb menyadarkan kita bahwa kita bukanlah peradaban yang paling maju, gw yakin jaman dlu masih banyak peradaban yang lebih maju, tetapi mereka musnah, tidak mustahil jika kita akan bernasib sama seperti mereka, moga2 peradaban2 tsb dapat membuat kita tidak sombong, dan yakin sehebat apapun kita kita tidak dapat mengalahkan yang maha esa.

Iklan

Comments (19) »

Perang Nuklir Zaman Prasejarah…??

Pernah dengar yang namanya epik Ramayana dan Mahabarata? dua epos terkenal dari India kuno. Epos Mahabarata mengisahkan konflik hebat keturunan Pandu dan Dritarasta dalam memperebutkan tahta Kerajaan. Epos ini ditulis pada tahun 1500 SM dan menurut perkiraan perang tsb meletus sekitar 5000 tahun yang lalu. Banyak spekulasi bermunculan dari peristiwa ini, diantaranya ada sebuah spekulasi baru dengan berani menyebutkan bahwa perang Mahabarata adalah semacam perang NUKLIR!!

Tapi, benarkah demikian yang terjadi sebenarnya? Mungkinkah jauh sebelum era modern seperti masa kita ini ada sebuah peradaban maju yang telah menguasai teknologi nuklir? Masa sebelum 4000 SM dianggap sebagai masa pra sejarah dan peradaban Sumeria dianggap peradaban tertua didunia. Akan selama ini terdapat berbagai diskusi, teori dan penyelidikan mengenai kemungkinan bahwa dunia pernah mencapai sebuah peradaban yang maju sebelum tahun 4000 SM. Teori Atlantis, Lemuria, kini makin diperkuat dengan bukti tertulis seperti percakapan Plato mengenai dialog Solon dan pendeta Mesir kuno mengenai Atlantis, naskah kuno Hinduisme mengenai Ramayana & Bharatayudha mengenai dinasti Rama kuno dan bukti arkeologi mengenai peradaban Monhenjo-Daroo, Easter Island dan Pyramid Mesir maupun Amerika Selatan.
kemungkinan manusia pernah memasuki zaman nuklir lebih dari 6000 tahun yang lalu. Peradaban Atlantis di barat dan dinasti Rama di Timur diperkirakan berkembang dan mengalami masa keemasan antara tahun 30000 SM hingga 15000 SM. Atlantis memiliki wilayah mulai dari Mediteranian hingga Pegunungan Andes di
seberang Samudra Atlantis sedangkan Dinasti Rama berkuasa di bagian Utara India-Pakistan-Tibet hingga Asia Tengah. Peninggalan Prasasti di Indus, Mohenjo Daroo dan Easter Island (Pasifik Selatan) hingga kini belum bisa diterjemahkan dan para ahli memperkirakan peradaban itu berasal jauh lebih tua dari peradaban tertua yang selama ini diyakini manusia (4000 BC).
Beberapa naskah Wedha dan Jain yang antara lain mengenai Ramayana dan Mahabharata ternyata memuat bukti historis maupun gambaran teknologi dari Dinasti Rama yang diyakini pernah mengalami zaman keemasan dengan tujuh kota utamanya ‘Seven Rishi City’ yg salah satunya adalah Mohenjo Daroo (Pakistan Utara). Dalam suatu cuplikan cerita dalam Epos Mahabarata dikisahkan bahwa Arjuna dengan gagah berani duduk dalam Weimana (sebuah benda mirip pesawat terbang) dan mendarat di tengah air, lalu meluncurkan Gendewa, semacam senjata yang mirip rudal/roket yang dapat menimbulkan sekaligus melepaskan nyala api yang gencar di atas wilayah musuh, lalu dalam sekejap bumi bergetar hebat, asap tebal membumbung tinggi diatas cakrawala, dalam detik itu juga akibat kekuatan ledakan yang ditimbulkan dengan segera menghancurkan dan menghanguskan semua apa saja yang ada disitu. Yang membuat orang tidak habis pikir, sebenarnya senjata semacam apakah yang dilepaskan Arjuna dengan Weimana-nya itu? Dari hasil riset dan penelitian yang dilakukan ditepian sungai Gangga di India, para arkeolog menemukan banyak sekali sisa-sisa puing-puing yang telah menjadi batu hangus di atas hulu sungai. Batu yang besar-besar pada reruntuhan ini dilekatkan jadi satu, permukaannya menonjol dan cekung tidak merata. Jika ingin melebur bebatuan tersebut, dibutuhkan suhu paling rendah 1.800 C. Bara api yang biasa tidak mampu mencapai suhu seperti ini, hanya pada ledakan nuklir baru bisa mencapai suhu yang demikian. Di dalam hutan primitif di pedalaman India, orang-orang juga menemukan lebih banyak reruntuhan batu hangus. Tembok kota yang runtuh dikristalisasi, licin seperti kaca, lapisan luar perabot rumah tangga yang terbuat dari batuan di dalam bangunan juga telah dikacalisasi. Selain di India, Babilon kuno, gurun sahara, dan guru Gobi di Mongolia juga telah ditemukan reruntuhan perang nuklir prasejarah. Batu kaca pada reruntuhan semuanya sama persis dengan batu kaca pada kawasan percobaan nuklir saat ini.
Dari berbagai sumber yang saya pelajari, secara umum dapat digambarkan berbagai macam teori dan Penelitian mengenai subyek ini memberikan beberapa bahan kajian yang menarik. Antara lain adalah :
Atlantis dan Dinasti Rama pernah mengalami masa keemasan (Golden Age) pada saat yang bersamaan (30000-15000 BC). Keduanya sudah menguasai teknologi nuklir. Keduanya memiliki teknologi dirgantara dan aeronautika yang canggih hingga memiliki pesawat berkemampuan dan berbentuk seperti UFO (berdasarkan beberapa catatan) yang disebut Vimana (Rama) dan Valakri (Atlantis). Penduduk Atlantis memiliki sifat agresif dan dipimpin oleh para pendeta (enlighten priests), sesuai naskah Plato. Dinasti Rama memiliki tujuh kota besar (Seven Rishi’s City) dengan ibukota Ayodhya dimana salah satu kota yang berhasil ditemukan adalah Mohenjo-Daroo.
Persaingan dari kedua peradaban tersebut mencapai puncaknya dengan menggunakan senjata nuklir. Para ahli menemukan bahwa pada puing-puing maupun sisa-sisa tengkorak manusia yang ditemukan di Mohenjo-Daroo mengandung residu radio-aktif yang hanya bisa dihasilkan lewat ledakan Thermonuklir skala besar. Dalam sebuah seloka mengenai Mahabharata, diceritakan dengan kiasan sebuah senjata penghancur massal yang akibatnya mirip sekali dengan senjata nuklir masa kini. Beberapa Seloka dalam kitab Wedha dan Jain secara eksplisit dan lengkap menggambarkan bentuk dari ‘wahana terbang’ yang disebut ‘Vimana’ yang ciri-cirinya mirip piring terbang masa kini. Sebagian besar bukti tertulis justru berada di India dalam bentuk naskah sastra, sedangkan bukti fisik justru berada di belahan dunia barat yaitu Piramid di Mesir dan Amerika Selatan. Singkatnya segala penyelidikan diatas berusaha menyatakan bahwa umat manusia pernah maju dalam peradaban Atlantis dan Rama. Bahkan jauh sebelum 4000SM manusia pernah memasuki abad antariksa dan teknologi nuklir. Akan tetapi zaman keemasan tersebut berakhir akibat perang nuklir yang dahsyat hingga pada masa sesudahnya, manusia sempat kembali ke zaman primitif hingga munculnya peradaban Sumeria sekitar 4000 SM atau 6000 tahun yang lalu. tahun 1972 silam, ada sebuah penemuan luar biasa yang barangkali bisa semakin memperkuat dugaan bahwa memang benar peradaban masa silam telah mengalami era Nuklir yaitu penemuan tambang Reaktor Nuklir berusia dua miliyar tahun di Oklo,Republik Gabon.
Infonya :

Reaktor Nuklir Berusia 2 Milyar Tahun di Oklo, Republik Gabon

Pada tahun 1972, ada sebuah perusahaan (Perancis) yang mengimpor biji mineral uranium dari Oklo, Republik Gabon untuk diolah. Mereka terkejut dengan penemuannya, karena biji uranium impor tersebut ternyata sudah pernah diolah dan dimanfaatkan sebelumnya serta kandungan uraniumnya dengan limbah reaktor nuklir hampir sama. Penemuan ini berhasil memikat para ilmuwan yang datang ke Oklo untuk suatu penelitian, dari hasil riset menunjukkan adanya sebuah reaktor nuklir berskala besar pada masa prasejarah, dengan kapasitas kurang lebih 500 ton biji uranium di enam wilayah, diduga dapat menghasilkan tenaga sebesar 100 ribu watt. Tambang reaktor nuklir tersebut terpelihara dengan baik, dengan lay-out yang masuk akal, dan telah beroperasi selama 500 ribu tahun lamanya. Yang membuat orang lebih tercengang lagi ialah bahwa limbah penambangan reaktor nuklir yang dibatasi itu, tidak tersebarluas di dalam areal 40 meter di sekitar pertambangan. Kalau ditinjau dari teknik penataan reaksi nuklir yang ada, maka teknik penataan tambang reaktor itu jauh lebih hebat dari sekarang, yang sangat membuat malu ilmuwan sekarang ialah saat kita sedang pusing dalam menangani masalah limbah nuklir, manusia zaman prasejarah sudah tahu cara memanfaatkan topografi alami untuk menyimpan limbah nuklir!

Tambang uranium di Oklo itu kira-kira dibangun dua miliar tahun, setelah adanya bukti data geologi, dan tidak lama setelah menjadi pertambangan maka dibangunlah sebuah reaktor nuklir ini. Mensikapi hasil riset ini maka para ilmuwan mengakui bahwa inilah sebuah reaktor nuklir kuno, yang telah mengubah buku pelajaran selama ini, serta memberikan pelajaran kepada kita tentang cara menangani limbah nuklir. Sekaligus membuat ilmuwan mau tak mau harus mempelajari dengan serius kemungkinan eksistensi peradaban prasejarah itu, dengan kata lain bahwa reaktor nuklir ini merupakan produk masa peradaban umat manusia. Seperti diketahui, penguasaan teknologi atom oleh umat manusia baru dilakukan dalam kurun waktu beberapa puluh tahun saja, dengan adanya penemuan ini sekaligus menerangkan bahwa pada dua miliar tahun yang lampau sudah ada sebuah teknologi yang peradabannya melebihi kita sekarang ini, serta mengerti betul akan cara penggunaannya. Hal yang patut membuat orang termenung dalam-dalam ialah bahwa mengapa manusia zaman prasejarah yang memiliki sebuah teknologi maju tidak bisa mewariskan teknologinya, malah hilang tanpa sebab, yang tersisa hanya setumpuk jejak saja. Lalu bagaimana kita menyikapi atas penemuan ini? Permulaan sebelum dua miliar tahun hingga satu juta tahun dari peradaban manusia sekarang ini terdapat peradaban manusia. Dalam masa-masa yang sangat lama ini terdapat berapa banyak peradaban yang demikian ini menuju ke binasaan? Jika kita abaikan terhadap semua peninggalan-peninggalan peradaban prasejarah ini, sudah barang tentu tidak akan mempelajarinya secara mendalam, apalagi menelusuri bahwa mengapa sampai tidak ada kesinambungannya, lebih-lebih untuk mengetahui penyebab dari musnahnya sebuah peradaban itu. Dan apakah perkembangan dari ilmu pengetahuan dan Teknologi kita sekarang akan mengulang seperti peradaban beberapa kali sebelumnya? Betulkah penemuan ini, serta mengapa penemuan-penemuan peradaban prasejarah ini dengan teknologi manusia masa kini begitu mirip? Semua masalah ini patut kita renungkan dalam-dalam.

(Sumber: Prehistoric Civilization Inspiration for Mankind)

Comments (34) »

Manusia di Zaman Dinosaurus…??

Seperti yang kita ketahui, Para Dinosaurus pertamakali muncul 228 juta tahun silam, dan mereka bertahan hidup dengan waktu yang sangat lama hingga sekitar 65 juta tahun yang lalu (Sebagai perbandingannya, manusia muncul sekitar tiga juta tahun yang lalu). Era ketertarikan pada Dinosaurus dimulai pada tahun 1820-an, ketika seorang pendeta, William Buckland dan seorang ahli fisika Gideon Mantell secara terpisah menemukan beberapa tulang aneh dan sangat besar di pertambangan Inggris bagian selatan. Pada tahun 1842, seorang ahli anatomi Inggris, Richard Owen mengusulkan agar hewan raksasa yang telah punah ini sebaiknya diberi nama Dinosaurus, dari kata dalam bahasa Yunani yang berarti “Kadal yang menakutkan”.

Teman-teman masih ingat dengan film kartun The Flinstone? disana dikisahkan juga manusia hidup bersama dengan hewan-hewan ini. Menurut para ahli, teori yang menyebutkan manusia pernah hidup sezaman dengan Dinosaurus itu tidak dapat dibenarkan sama sekali, karena semua ini hanyalah sebatas fantasi. Dalam ilmu arkeologi memiliki banyak teknik penanggalan tersendiri, seperti teknik penanggalan radio karbon serta teknik penanggalan potasium argon. Kedua teknik penanggalan ini sangat dapat diandalkan dan akurat. Semuanya menegaskan bahwa Dinosaurus punah 65 juta tahun yang lalu, pada saat itu manusia pun belum muncul. Jadi, jika kita tidak hidup bersama dinosaurus paling tidak kita hidup bersama keturunan dekat mereka. Tapi, kali ini saya mau menunjukkan beberapa bukti yang barangkali bisa merubah pandangan para ahli-ahli dari berbagai disiplin ilmu tsb ada sebuah kemungkinan memang benar bahwa terdapat manusia modern yang pernah hidup sejaman dengan Dinosaurus.

Diatas ini adalah fosil jari manusia “modern” berusia lebih dari 100 juta tahun. Suatu temuan yang bisa dibilang sangat mengejutkan apabila kita lihat dari usia fosil tsb. Jika kita lihat dari periode itu,berarti si manusia modern yang mempunyai jari ini memang benar-benar hidup sejaman dengan mereka para Dinosaurus.

Doktor Brosshil, Ketua Fakultas Geologi Institut Berry Kentucky, Amerika. Serikat pada tahun 1938 Mengumumkan bahwa ia menemukan 10 jejak binatang yang menyerupai manusia di karang pasir pada zaman karbon. Foto mikroskop dan infra merah membuktikan, bahwa semua jejak ini adalah tercipta secara alami dari pijakan kaki manusia, dan bukan diukir oleh tangan manusia. Menurut perkiraan, batu-batu yang meninggalkan jejak kaki manusia ini sejarahnya diperkirakan telah mencapai 250 juta tahun lamanya. Pada saat yang lebih awal lagi, ada orang di kota St.Loui tepi sungai Mississippi, Amerika Serikat. pernah menemukan sepasang jejak kaki manusia di sebuah batu karang. Menurut penilaian ahli geologi, sejarah batuan ini kira-kira sudah 270 juta tahun lamanya. Penemuan yang lebih unik lagi adalah Sumber Antilop di Utah, Amerika Serikat. Seorang penggemar bernama Missanter pada bulan Juni tahun 1968 menemukan beberapa bongkah fosil trilobite. Dia menceritakan bahwa di saat dia menggunakan palu geologi dengan ringan mengetuk untuk membuka selempengan batu, lempeng batu-batu terbuka sama seperti sebuah buku, dia dengan terkejut menemukan jejak kaki seorang manusia pada permukaan batu yang sedang menginjak trilobite pada bagian tengahnya, sedangkan kepingan batu yang satunya lagi juga hampir memperlihatkan bentuk jejak kaki yang sempurna, namun yang semakin membuat orang merasa heran
adalah ternyata beberapa orang itu mengenakan sandal!!. Kemudian pada bulan Juli 1968, ahli geologi ternama Doktor Bedick berinisiatif pergi sendiri ke Sumber Antilop untuk melakukan penyelidikan, lalu menemukan lagi sebuah jejak kaki anak kecil. Pada bulan Agustus 1968, seorang pengajar di sekolah pemerintah di kota danau garam yang bernama Howard menemukan lagi dua jejak kaki manusia yang mengenakan sepatu di sebuah batuan yang sama yang mengandung fosil trilobite.

Trilobite adalah binatang samudera yang halus-kecil dan tidak memiliki ruas tulang belakang, satu spesies dengan udang dan kepiting. Waktu keberadaannya di bumi di mulai sejak 600 juta tahun yang lampau hingga punah pada 280 juta tahun yang silam (Erabaru). Semakin membingungkan?

Mari kita bandingkan :
*Fosil pertama : Fosil Jari telunjuk manusia modern diatas berusia 100 juta tahun (periode ini sudah ada Dinosaurus)
*Fosil kedua : Fosil Jejak kaki manusia yang seperti menggunakan alas kaki diatas berusia 250 tahun (periode ini sudah ada Dinosaurus)

Perbandingannya Dinosaurus punah 65 juta tahun silam, berarti memang benar ada manusia yang pernah hidup sezaman dengan Dinosaurus. Mungkin ini bisa dikatakan sebagai suatu misteri terbesar juga , jika benar manusia modern telah muncul pada masa-masa itu, berarti itu jauh dari perkiraan para ahli yang menyebutkan kemunculan manusia modern sekitar 30.000 thn silam.

Tambahan :
Bagi teman-teman yg belum tahu maksud dari penanggalan potasium argon dan penanggalan radio arbon, berikut penjelasannya :
Penanggalan radio karbon adl cara menghitung sisa-sisa dari sesuatu yang hidup berdasarkan kandungan karbon mereka. Ini cukup akurat untuk menghitung usia peninggalan hingga 50.000 tahun lalu Penanggalan Potasium Argon adl cara menghitung usia batu tempat relik itu ditemukan melalui kandungan potasium dan argon mereka. Sisa manusia di Afrika ditandai dengan cara ini. (Dipta)

Comments (47) »

Easter Island

Berlokasi dilautan Pasifik 27 derajat selatan garis Khatulistiwa, 2200 mil disebelah barat pantai Chilie, terdapat suatu pulau yang sangat-sangat terpencil dan terisolasi di Dunia. Easter Island…!! Pulau yang merupakan tempat tinggal ratusan patung-patung batu raksasa ini dianggap sebagai Pulau paling misterius didunia. Kehadiran Patung-patung batu raksasa yang mengelilingi Pulau sangat membuat kagum para Turis, Arkeolog, dan para Ilmuan. Namun,dibalik keindahannya,Easter Island lebih banyak menyimpan misteri. Sampai saat ini, Para peneliti belum dapat mengetahui dengan pasti, siapakah yang menciptakan patung-patung raksasa tsb, dan bagaimana cara mereka memindahkannya?
The Moai statues of Rapa Nui
Nama Easter Island sendiri merupakan pemberian dari seorang Pelaut Belanda pada Abad 18, Jacob Roggeveen. Pada tahun 1722, ia bersama awak kapalnya berhasil berlabuh di Pulau tersebut, karena hari dimana mereka menepi di Pulau itu bertepatan dengan peringatan Paskah (minggu ,5 April 1722), maka dinamailah Easter Island (Pulau Paskah). Roggeveen bersama para awaknya sendiri adalah orang-orang Eropa yang pertama kali menginjakkan kaki dipulau tsb.
Penduduk asli-nya disebut suku Rapanui(suku rapanui sebenarnya hanyalah suku pendatang), sedangkan nama sebenarnya dari Easter Island adalah Rapa Nui/Rapa Besar. Nama Rapa Nui sendiri memiliki kaitan dengan pulau lain diwilayah polinesia, yaitu Rapa iti/Rapa kecil. Sedangkan Moai adalah nama bagi patung-patung raksasa yang tersebar diseluruh Easter Island. Moai sendiri mempunyai arti wajah/muka.
Menurut dongeng yang telah turun temurun dilkalangan suku Rapanui, Patung Moai dibuat oleh nenek moyang mereka. Setidaknya terdapat tiga buah gunung berapi yang sekarang sudah tidak aktif lagi
dipulau ini (yang terbesar memilik tinggi 1674 kaki),dan menurut penuturan penduduk asli, para Moai dipahat dari batu hasil sisa proses volcanologis (disebut Rano Rara) dari ketiga gunung-gunung api tsb.
Berat sebuah Patung Moai sangat bervariasi, yang paling ringan berbobot 14 ton, dan yang terberat bisa mencapai 165 ton.
The Moai statues
Kini, yang menjadi pertanyaannya para arkeolog dan para peneliti lainnya adalah bagaimana cara suku-suku yang dulu mendiami pulau tersebut memindahkan para Moai yang berukuran besar dan berat keseluruh penjuru pulau? Dari beberapa kisah yang dituturkan oleh tetua suku Rapanui sendiri, Para moai dipindahkan dengan sebuah kekuatan ghaib yang dinamakan “manna”. Dengan kekuatan tersebut, para moai seakan-akan dapat diperintah untuk berjalan sendiri untuk menuju kebeberapa podium batu besar yang dinamakan “ahu”. Ada beberapa teori lainnya yang berusaha memecahkan misteri artifak ini. Beberapa diantaranya percaya bahwa pulau ini adalah ujung dari daratan yang ada pada peradaban prasejarah, sedangkan yang lainnya berspekulasi adanya keterlibatan kehidupan luar planet. Sampai saat ini, para Moai telah menarik sejumlah besar peneliti yang berusaha untuk mengetahui asal usul dan rahasia mereka.
Didalam catatan pelayaran Roggeveen sendiri, selama mengunjungi Easter Island, ia sangat mengagumi keindahan pulau yang mungkin selama beratus-ratus tahun kosong sebelum para suku Rapanui datang untung menetap. Para Moai yang berdiri perkasa disekitar pinggiran pantai seakan-akan menjadi
penjaga abadi bagi pulau itu.
Panorama Easter Island
Setidaknya terdapat 600 Moai yang tersebar berjejer mengelilingi garis keliling pulau yang tentunya lengkap bersama partner sejatinya “ahu”. Khusus bagi para Moai yang berdiri mengelilingi garis pantai rata-rata mempunyai tinggi 33 kaki dengan bobot masing-masing 80 ton,sedangkan untuk Moai didalam pulau sangatlah bervariasi. Status para moai sendiri sampai saat ini juga masih misterius, sebenarnya apa fungsi dari patung-patung tsb belum diketahui secara pasti. Namun para sarjana banyak mengasumsikan bahwa para Moai ini merupakan sebuah tanda yang dibuat oleh para penciptanya dengan tujuan untuk menunjukkan bahwa pulau ini adalah wilayah kekuasaan mereka. Namun, adapula yang beranggapan bahwa Para Moai merupakan simbol dari suatu kepercayaan. Digambarkan, bahwa moai merupakan simbol bagi sebuah kekuasaan dan kekuatan.
banyak moai yang telah hancur dan roboh
Easter island sendiri banyak dikait-kaitkan dengan perdaban Inca, yaitu sebuah peradaban di Amerika Selatan yang telah menghilang. Menurut beberapa teori, orang-orang suku Inca-lah yang membangun para Moai. Jika dilihat dari struktur bebatuan, salah satu situs peninggalan suku Inca yang sangat terkenal yaitu Machu Pichu komposisi bebatuannya sangat mirip dengan para Moai. Tapi bagaimanakah cara suku-suku Inca membawa babatuan ini ke Peru sebagai bahan dasar pembuatan Machu Pichu? jika memang bukan suku Inca yang membuat, pastilah para penghuni asli Rapa Nui mempunyai hubungan yang sangat erat dengan mereka.
Menurut survei dari Arkeolog Belanda, Van Tilburg di tahun 1989, jumlah total dari patung monolitik di seluruh Easter Island adalah 887 buah.
Largest moai:
Location: Rano Raraku Quarry, named “El Gigante”
Height: 71.93 feet, (21.60 meters)
Weight: approximately 145-165 tons (160-182 metric tons)
Largest moai once erect:
Location: Ahu Te Pito Kura, Named “Paro”
Height: 32.63 feet (9.80 meters)
Weight: approximately 82 tons (74.39 metric tons)
Largest moai fallen while being erected:
Location: Ahu Hanga Te Tenga
Height: 33.10 feet (9.94 meters)
Smallest standing moai:
Location: Poike
Height: 3.76 feet (1.13 meters)
Easter Island Map
Secara Statistik tinggi rata-rata Moai adalah 13,29 kaki (4,05 meter), lebar dasar : 5,25 Kaki (1,6 meter), lebar kepala : 4,86 kaki (1,48 meter) , Total volume : 210,48 kaki kubik (5,96 meter kubik), Berat total : 13,78 ton (12,5 metrik ton) (Dipta)

Comments (7) »

1100 years old mickey mouse

Mirip Mickey Mouse ya…

Sebuah artifak kuno berumur 1100 tahun yang memiliki bentuk mirip karakter kartun terkenal Disney, Mickey Mouse telah ditemukan di Kawasan Uppakra,5 KM disebelah selatan Lund, Swedia. Artifak kecil yang terbuat dari bahan perunggu ini diperkirakan merupakan aksesoris baju/bros yang digunakan orang2 pada masa itu. Menurut Jerry Rosenberg, kepala penggalian situs purbakala di Uppakra, Ia beserta rekan2-nya setidaknya telah menemukan 20.000 artifak2 unik di situs tsb dan penggalian masih akan diteruskan sampai beberapa bulan kedepan.

Saat ini, artifak unik yang berasal dari zaman besi itu telah terpajang dan tersimpan dengan baik di Historical Museeum Lund.

Hebat yah si Mickey,udah terkenal sejak zaman Besi 🙂 (Dipta)

Comments (2) »

The Baghdad Battery (Baterai Zaman Purba)

The Baghdad Battery

Bagdad Batery merupakan salah satu artifak kuno yang paling membingungkan para ilmuan maupun arkeolog. Pada tahun 1930 silam ,pada sebidang makam kuno di luar Bagdad (Khujut Rabula), beberapa arkeolog yang melakukan penggalian disana menemukan sebuah artifak yang diduga merupakan satu set baterai kimia yang usianya telah mencapai 2000 tahun lebih!
Arifak aneh tersebut terdiri atas sebuah silinder tembaga, batang besi serta aspal yang disusun sedemikian rupa dalam sebuah jambangan kecil (tinggi 14 cm, diameter 8 cm) yang terbuat dari tanah liat. Setelah para ahli merekaulang memang benar didapati bahwa artifak tsb merupakan sebuah baterai elektrik kuno!
Para peneliti berhasil memperoleh 1.5 voltmeter dari artifak batu baterai elektrik tsb, yang bekerja nonstop selama 18 hari dengan cara memasukkan cairan asam kedalam jambangannya.

Usia artifak baterai kuno ini diperkirakan berkisar 2.000 – 5.000 tahun, jauh sebelum Alessandro Volta (Italia) membuat baterai pertama kali pada tahun 1800 serta Michael Faraday (Inggris) menemukan induksi elektromagnetik dan hukum elektrolisis pada 1831 yang jarak penemuannya hingga kini mencapai sekitar 200 tahun lebih.

Temuan ini tentunya dapat merubah pandangan manusia masa kini akan kemajuan teknologi yang telah dicapai oleh peradaban manusia masa lalu. Nampaknya, aktifitas elektrik telah dikenal oleh manusia pada masa-masa itu. Tidak hanya bagdad battery saja yang menarik perhatian para ilmuan maupun arkeolog di seluruh dunia, namun terdapat beberapa artifak serupa yang diduga juga sebagai peralatan elektrik masa silam, seperti Dendeera Lamps, Assyrian Seal, maupun The coffin of Henettawy. Sebenarnya Dendeera lamps ini merupakan sebuah relief disebuah temple di Mesir yang menggambarkan seorang Pharaoh sedang menggenggam sebuah benda mirip dengan bola lampu lengkap dengan penggambaran kabel beserta catu dayanya. (Dipta)

Comments (8) »

Bangkai Makhluk Laut Misterius

Bangkai makhluk laut tak dikenal kembali ditemukan oleh Kesatuan Tentara Angkatan Laut Rusia yang berjaga disekitar kawasan garis pantai pesisir Sakhalin, dekat dengan perairan Jepang.

Garis Pantai Sakhalin adalah garis pantai paling Timur wilayah Rusia yang berjarak 5000 mil ke Timur Moskow.
Sebenarnya ini makhluk apa ya?

Klo diidentifikasi dari struktur tulang dan gigi,makluk ini bukanlah sejenis Ikan. Klo diliahat dari bentuk kerangkanya, makhluk ini juga bukan buaya atau sejenisnya.

Anehnya lagi, bangkai makhluk aneh tsb mempunyai kulit yang ditumbuhi rambut/bulu yang lumayan panjang.
misterius amat…..!!

(Dipta)

Comments (57) »